Thursday, June 16, 2011

Finalis Danone Cup 2011



Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Bola PG Ngadirejo Kabupaten Kediri tampil sebagai juara festival sepak bola U-12 Danone Nations Cup 2011 Regional Jawa Timur. Di final, Selasa (14/6) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, SSB Bina Bola menumbangkan juara bertahan SSB Banteng Muda Malang dengan skor 2-1 melalui adu penalti, setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal 2x15 menit. Tim ini melengkapi finalis yang terpilih sebelumnya dari daerah lain yaitu: SSB Bina Taruna-Jakarta, SSB Byak-Papua, SSB Angkasa-Pekanbaru, SSB Loga Star-Padang, SSB Bintang RDH-Bekasi, SSB PTP Wil 1 Sumut-Medan, SSB AMS Garuda-Jogja, SSB Putra Banna Matang-Aceh, SSB Rajawali Pagatan-Banjarmasin

Kemenangan ini terasa istimewa bagi SSB Bina Bola karena persiapan mereka untuk ambil bagian di turnamen tersebut tak lebih dari dua minggu. Bandingkan dengan lawan yang menggelar persiapan intensif selama sebulan terakhir, mereka juga lebih dulu merasakan atmosfer DNC karena sudah ambil bagian sejak tahun lalu.
SSB Bina Bola layak diacungi jempol karena mereka berhasil menyisihkan 425 tim peserta lainnya yang turun di turnamen tersebut. "Hasil ini berkat kerja keras anak-anak. Lihat sendiri semangat mereka yang sangat besar meski harus bertanding sembilan kali sehari tanpa jeda. Kami sendiri heran, dengan hasil maksimal ini jika melihat persiapan minimal yang kami gelar," ujar Singgih Pitono usai laga final.
Dengan kemenangan ini, tim polesan Singgih Pitono itu berhak mewakili Jatim pada putaran final Piala Danone tingkat nasional di Jakarta pada pertengahan Juli mendatang. Di babak grand final ini, SSB Bina Bola akan bertemu dengan juara dari 12 kota lainnya, yakni Medan, Banjarmasin, Jayapura, Bandung, Banda Aceh, Padang, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Tangerang, Pekanbaru, dan DKI Jakarta.
Singgih menyatakan, setelah menjuarai babak regional Jatim ini timnya akan langsung mengadakan pemusatan latihan untuk persiapan menuju babak grand final di Jakarta. "Target kami tentu ingin juara. Modal semangat saja sulit mewujudkan ambisi itu, sehingga kami harus memberi bekal teknik lebih baik," tuturnya.
Sementara itu, Manajer SSB Banteng Muda Malang Haris Thofly mengatakan timnya sudah berusaha keras untuk meraih juara, tetapi faktor keberuntungan belum berpihak kepada anak asuhnya. "Permainan kedua tim cukup seimbang, tinggal mental yang berbicara. Saya akui lawan lebih beruntung saat adu penalti," ucapnya.

Penanggung Jawab Piala Danone Regional Jatim Rosyid Mardani berharap, SSB Bina Bola mampu meneruskan prestasi bagus tiga tim sebelumnya yang sukses tampil sebagai juara nasional dan berhak mewakili Indonesia di putaran final tingkat dunia di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol.
"Mereka harus bekerja lebih keras jika ingin ke Madrid. Karena persaingan di babak nasional di Jakarta pasti akan lebih berat," ujarnya.
Pada edisi sebelumnya, tiga tim asal Jatim pernah menjadi juara tingkat nasional, masing-masing SSB karang Gayam Surabaya tahun 2007, SSB Tulungagung Putra (2008), dan SSB Banteng Muda Malang (2010).

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...